Tarif Baru Trump Dinilai Bikin Biaya Hidup di AS Makin Mahal 6%




Jakarta, CNN Indonesia

Kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump dinilai analis ekonomi akan membuat biaya hidup di Amerika Serikat melonjak, yang akan makin menekan masyarakat kelas menengah dan pekerja.

Profesor ekonomi Justin Wolfers dari Universitas Michigan mengatakan kepada CNN bahwa penerapan tarif tersebut akan membuat biaya hidup di Amerika Serikat naik hingga 6 persen.

IKLAN

Gulir untuk melanjutkan konten

Angka persentase tersebut ditaksir setara dengan US$5.000 atau Rp83,6 juta (US$1=Rp16.738) per rumah tangga per tahun, atau setiap keluarga mesti mengeluarkan biaya tambahan hampir Rp7 juta setiap bulannya.

Hal itu disebut Wolfers terjadi karena perusahaan pemasok akan membebankan biaya tarif baru Trump ini pada barang-barang yang mereka jual kepada konsumen. Dengan kata lain, konsumen akan mendapati harga-harga barang makin mahal.



“Itu akan terlihat pada harga-harga naik ini secepatnya pada besok,” kata Wolfers. “Itu adalah tarif yang akan sangat merugikan pekerja dan kelas menengah Amerika. Jadi, kita akan segera merasakan dampaknya,”

Di sisi lain, kebijakan Trump ini juga akan merugikan negara-negara miskin lainnya. Wolfers menilai negara macam Papua Nugini dan Fiji akan menderita “dampak yang merusak” dari tarif “jahat” Trump ini.

“Gagasan bahwa tarif itu merupakan ancaman bagi orang Amerika sungguh tidak masuk akal,” kata Wolfers. “Yang berhasil dilakukan Presiden Trump hanyalah mengisolasi warga Amerika dari ekonomi global lainnya,”

Wolfers menyebut “tidak masuk akal” menyatakan tarif Trump bersifat timbal balik mengingat sebagian besar negara-negara industri mengenakan tarif rendah.

“Rencana ini akan menjadikan Amerika Serikat sebagai negara industri dengan tarif terberat di dunia,” kata Wolfers seperti dilaporkan CNN.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (3/4) dini hari WIB mengumumkan perubahan tarif untuk semua barang yang masuk AS.

Gedung Putih mengumumkan tarif dasar 10 persen untuk semua impor, berlaku mulai 5 April, dengan tarif yang lebih tinggi untuk negara-negara yang mengenakan bea lebih tinggi pada barang-barang AS.

Trump turut mengonfirmasi bahwa mulai tengah malam di Washington DC, tarif 25 persen akan dikenakan pada semua mobil asing yang diimpor ke AS.

Kebijakan tarif baru ini dianggap mampu meningkatkan perang dagang global dan konsumen Amerika akan terdampak kenaikan harga di saat ekonomi genting.

“Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami,” kata Trump seperti dilansir CNN.

(akhir)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *